PENENTUAN
NITRAT
A. MAKSUD DAN TUJUAN
§ Untuk mengetahui tehnik pengambilan dan pengawetan
sampel air untuk analisis nitrat.
§ Untuk mengetahui tehnik pengukuran air untuk nitrat.
B. BAHAN DAN ALAT
§ Alat yang digunakan adalah spectrofotometer, buret,
statif, botol Winkler, erlenmeyer, gelas ukur, pipet, beker gelas dan labu
takar.
§ Bahan yang digunakan adalah sampel air, larutan brusin
sulfanilat, larutan H2SO4 1/2 pekat, larutan NaCl, larutan standar KNO3, larutan H2SO4 1 N atau larutan NaOH 1 N.
C. METODE DAN ANALISIS DATA
C.1. Prosedur untuk Nitrat
§ Encerkan larutan
standar nitrat (kadar 100 ppm), buat larutan standar yang berkadar 0,0; 0,05;
0,10; 0,20; 0,40;
0,80; 1,00; 1,50 dan 2,00
ppm.
§ Tambahkan 2 ml larutan
NaCl, 10 ml larutan H2SO4 dan 0,5 ml larutan brusin sulfanilat ke dalam masing-masing larutan standar dan
goyang sampai merata.
§ Kemudian panaskan di
atas hot plate selama beberapa waktu sampai timbul warna kuning.
§
Ambil sebanyak 10 ml air sampel yang telah disaring dan
tuangkan ke labu takar 50 ml serta tambahkan kedua larutan tersebut seperti
pada larutan standar nitrit. Lalu tambahkan lagi
akuades sampai volume menjadi 25 ml.
§ Bandingkan warna air
sampel dengan larutan standar dengan spektrofotometer pada panjang gelombang
420 nm.
§
Rumus
perhitungannya adalah sebagai berikut :
Kadar
Nitrat = A
x S =
….. ppm NO3-N
A = absorban sampel
S = kemiringan/unit absorban.
C.2. Analisis Data
Data parameter
nitrat yang diperoleh dapat anda analisis secara deskriptif dengan histogram
atau diagram balok antara titik sampling atau waktu sampling atau dengan
standar kualitas tertentu.
D. HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN
§ Data nitrat yang diperoleh, tabulasikan atau buatlah
dalam bentuk grafik dengan standar umum bagi kehidupan organisme air.
§ Bandingkan dan
jelaskan fenomena parameter nitrat antara stasiun pengambilan sampel yang
diambil.
E. KESIMPULAN DAN SARAN
§ Berdasarkan hasil dan
pembahasan yang saudara uraikan tersebut, maka tariklah kesimpulannya.
§ Kemudian berikannya
saran-saran yang berkaitan dengan topik ini.
I.
PENENTUAN
FOSFAT
A. MAKSUD DAN TUJUAN
§ Untuk mengetahui tehnik pengambilan dan pengawetan
sampel air untuk analisis fosfat.
§ Untuk mengetahui tehnik pengukuran air untuk fosfat.
B. BAHAN DAN ALAT
§ Alat yang digunakan adalah spectrofotometer, buret,
statif, botol Winkler, erlenmeyer, gelas ukur, pipet seukuran, beker gelas dan
labu takar.
§ Bahan yang digunakan adalah sampel air, larutan
ammonium molibdat, larutan SnCl2,
dan larutan standart fosfat 100 ppm.
C. METODE DAN ANALISIS DATA
C.1. Prosedur
§ Encerkan larutan baku
fosfat (kadar 100 ppm), buat larutan standar yang berkadar 0,0; 0,05;
0,10; 0,20; 0,40;
0,80; 1,0 dan 1,5 ppm P.
§ Tambahkan 2 ml larutan
ammonium molibdat ke dalam masing-masing larutan standar dan goyang sampai
merata.
§ Tambahkan 5 tetes
larutan SnCl2 dan kocok, sehingga timbul warna biru yang ketajamannya sebanding dengan
kepekatan kadar P. Warna biru akan terbentuk dalam 10 sampai 12 menit dan perlu
penambahan larutan SnCl2 lagi satu tetes agar terbentuk warna biru yang lebih
baik
§ Ukur dan tuangkan 50
ml air sampel ke labu takar 100 ml.
§ Bandingkan warna biru
air sampel dengan larutan standar dengan spektrofotometer pada panjang
gelombang 690 nm.
§
Rumus
perhitungannya adalah sebagai berikut :
Kadar
ortofosfat = A
x S = ….. ppm PO4-P
A = absorban sampel
S = kemiringan/unit absorban.
C.2. Analisis Data
Data parameter
ortofosfat yang diperoleh dapat anda analisis secara deskriptif dengan
histogram atau diagram balok antara titik sampling atau waktu sampling atau
dengan standar kualitas tertentu.
D. HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN
§ Data ortofosfat yang diperoleh, tabulasikan atau
buatlah dalam grafik dengan standar umum bagi kehidupan organisme air.
§ Bandingkan dan jelaskan
fenomena parameter ortofosfat antara stasiun pengambilan sampel yang diambil.
E. KESIMPULAN DAN SARAN
§ Berdasarkan hasil dan
pembahasan yang saudara uraikan tersebut, maka tariklah kesimpulannya.
Kemudian berikannya saran-saran yang berkaitan dengan topik ini.
DAFTAR PUSTAKA
DAFTAR PUSTAKA
Alaerts, G dan Sri Sumestri, Santika. 1987. Metoda
Penelitian Air. Penerbit Usaha Nasional,
Surabaya.
APHA. 1998. Standart Methods of the
Examination of Water and Wastewater.
American Water Works Association Water Pollution Control Federation, New
York.
DPMA.
1981. Pedoman Pengamatan Kualitas Air. Direktorat Jeneral Pengairan, DPU-RI, Jakarta.
Dresscher,
Th. G. N. and H. V. der Mark. 1976. A
Simplified Method for the Assessment of the Quality of Fresh and Slighty
Brackish Water. Hydrobiologia, 48 (3) : 199
- 201.
Environmental
Protection Agency (EPA). 1983. Methods For Chemical Analysis Of Water And
Wastes. Environemntal Monitoring and
Support Laboratory, Cincinati,
Ohio. pp.
Koesoebiono.
1986. Metode dan Teknik Pengukuran Biologi Perairan. Training Penyusunan AMDAL.
PPLH-IPB, Bogor.
Sahri,
A. dkk. 1996. Kimia Lingkungan dan
Pencemaran. Laporan Praktikum. Program Pasca Sarjana, Bidang Studi Pengelolaan
Sumberdaya Alam dan Lingkungan IPB, Bogor.
Wardhana, W. A. 1995. Dampak Pencemaran Lingkungan.
Penerbit Andi Offset, Yogyakarta.
Wisjnuprapto. 1992. Petunjuk Praktikum Analisa Bahan
Pencemaran di Dalam Air. Pusat
Antar Universitas-Bioteknologi ITB, Bandung.
0 komentar:
Posting Komentar