Jumat, 14 Desember 2012

PENENTUAN NITRAT DAN FOSFAT


                                              PENENTUAN NITRAT
A.   MAKSUD DAN TUJUAN
§  Untuk mengetahui tehnik pengambilan dan pengawetan sampel air untuk  analisis nitrat.
§  Untuk mengetahui tehnik pengukuran air untuk nitrat.
B.  BAHAN DAN ALAT
§  Alat yang digunakan adalah spectrofotometer, buret, statif, botol Winkler, erlenmeyer, gelas ukur, pipet, beker gelas dan labu takar.
§  Bahan yang digunakan adalah sampel air, larutan brusin sulfanilat, larutan H2SO4 1/2 pekat, larutan NaCl, larutan standar KNO3, larutan H2SO4 1 N atau larutan NaOH 1 N.
C.   METODE DAN ANALISIS DATA
C.1.  Prosedur untuk Nitrat
§   Encerkan larutan standar nitrat (kadar 100 ppm), buat larutan standar yang berkadar 0,0;  0,05;  0,10;  0,20;  0,40;  0,80; 1,00; 1,50  dan  2,00  ppm.  
§   Tambahkan 2 ml larutan NaCl, 10 ml larutan H2SO4 dan 0,5 ml larutan brusin sulfanilat  ke dalam masing-masing larutan standar dan goyang sampai merata. 
§   Kemudian panaskan di atas hot plate selama beberapa waktu sampai timbul warna kuning.
§   Ambil sebanyak 10 ml air sampel yang telah disaring dan tuangkan ke labu takar 50 ml serta tambahkan kedua larutan tersebut seperti pada larutan standar nitrit. Lalu tambahkan lagi akuades sampai volume menjadi 25 ml. 
§   Bandingkan warna air sampel dengan larutan standar dengan spektrofotometer pada panjang gelombang 420 nm.
§   Rumus perhitungannya adalah sebagai berikut :
Kadar  Nitrat   =  A    x  S   =  …..  ppm NO3-N
A  =  absorban sampel
S   =  kemiringan/unit  absorban.
C.2.  Analisis Data
Data parameter nitrat yang diperoleh dapat anda analisis secara deskriptif dengan histogram atau diagram balok antara titik sampling atau waktu sampling atau dengan standar kualitas tertentu.
D.   HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN
§  Data nitrat yang diperoleh, tabulasikan atau buatlah dalam bentuk grafik dengan standar umum bagi kehidupan organisme air.
§  Bandingkan dan jelaskan fenomena parameter nitrat antara stasiun pengambilan sampel yang diambil.
E.    KESIMPULAN DAN SARAN
§  Berdasarkan hasil dan pembahasan yang saudara uraikan tersebut, maka tariklah kesimpulannya.
§  Kemudian berikannya saran-saran yang berkaitan dengan topik ini.

I.             PENENTUAN FOSFAT
A.   MAKSUD DAN TUJUAN
§  Untuk mengetahui tehnik pengambilan dan pengawetan sampel air untuk  analisis fosfat.
§  Untuk mengetahui tehnik pengukuran air untuk fosfat.
B.  BAHAN DAN ALAT
§  Alat yang digunakan adalah spectrofotometer, buret, statif, botol Winkler, erlenmeyer, gelas ukur, pipet seukuran, beker gelas dan labu takar.
§  Bahan yang digunakan adalah sampel air, larutan ammonium molibdat, larutan SnCl2, dan larutan standart  fosfat 100 ppm.
C.   METODE DAN ANALISIS DATA
C.1.  Prosedur
§   Encerkan larutan baku fosfat (kadar 100 ppm), buat larutan standar yang berkadar 0,0;  0,05;  0,10;  0,20;  0,40;  0,80; 1,0 dan 1,5  ppm P.  
§   Tambahkan 2 ml larutan ammonium molibdat ke dalam masing-masing larutan standar dan goyang sampai merata. 
§   Tambahkan 5 tetes larutan SnCl2 dan kocok, sehingga timbul warna biru yang ketajamannya sebanding dengan kepekatan kadar P. Warna biru akan terbentuk dalam 10 sampai 12 menit dan perlu penambahan larutan SnCl2 lagi satu tetes agar terbentuk warna biru yang lebih baik
§   Ukur dan tuangkan 50 ml air sampel ke labu takar 100 ml. 
§   Bandingkan warna biru air sampel dengan larutan standar dengan spektrofotometer pada panjang gelombang 690 nm.
§   Rumus perhitungannya adalah sebagai berikut :
Kadar  ortofosfat  =  A    x  S   = ….. ppm PO4-P
A  =  absorban sampel
S  =  kemiringan/unit  absorban.
C.2.  Analisis Data
Data parameter ortofosfat yang diperoleh dapat anda analisis secara deskriptif dengan histogram atau diagram balok antara titik sampling atau waktu sampling atau dengan standar kualitas tertentu.
D.   HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN
§  Data ortofosfat yang diperoleh, tabulasikan atau buatlah dalam grafik dengan standar umum bagi kehidupan organisme air.
§  Bandingkan dan jelaskan fenomena parameter ortofosfat antara stasiun pengambilan sampel yang diambil.
E.    KESIMPULAN DAN SARAN
§  Berdasarkan hasil dan pembahasan yang saudara uraikan tersebut, maka tariklah kesimpulannya.
Kemudian berikannya saran-saran yang berkaitan dengan topik ini.
 DAFTAR PUSTAKA
Alaerts, G dan Sri Sumestri, Santika. 1987. Metoda Penelitian Air.  Penerbit Usaha Nasional, Surabaya.
APHA. 1998. Standart Methods of the Examination of Water and Wastewater.  American Water Works Association Water Pollution Control Federation, New York.
DPMA. 1981. Pedoman Pengamatan Kualitas Air. Direktorat Jeneral Pengairan, DPU-RI, Jakarta.
Dresscher, Th. G. N. and H. V. der Mark.  1976. A Simplified Method for the Assessment of the Quality of Fresh and Slighty Brackish Water. Hydrobiologia, 48 (3) : 199  -  201.
Environmental Protection Agency (EPA). 1983. Methods For Chemical Analysis Of Water And Wastes.  Environemntal Monitoring and Support Laboratory, Cincinati, Ohio. pp.
Koesoebiono. 1986. Metode dan Teknik Pengukuran Biologi Perairan. Training Penyusunan AMDAL. PPLH-IPB, Bogor.
Sahri, A. dkk. 1996. Kimia Lingkungan dan Pencemaran. Laporan Praktikum. Program Pasca Sarjana, Bidang Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan IPB, Bogor.
Wardhana, W. A. 1995. Dampak Pencemaran Lingkungan. Penerbit Andi Offset, Yogyakarta.
Wisjnuprapto. 1992. Petunjuk Praktikum Analisa Bahan Pencemaran di Dalam Air.  Pusat Antar Universitas-Bioteknologi ITB, Bandung.

0 komentar:

Posting Komentar